11 Kontainer Terindikasi Kontaminasi Limbah B3 di Tanjung Mas

  • Jumat, 27 April 2012 | 10:56 WIB

 

 

SEMARANG, KOMPAS.com – Kementerian Lingkungan Hidup melanjutkan pengumpulan bahan dan keterangan atas dugaan kontainer impor limbah terindikasi mengandung limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/4/2012).

Sebanyak 11 kontainer sejak pukul 10.00 pagi tadi dibuka satu persatu oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bersama tim bea cukai Tanjung Mas.

“Ini menindaklanjuti laporan indikasi kontaminasi limbah B3,” kata Deputi Bidang Penaatan Lingkungan Kementerian LH Sudariyono di Semarang.

Setelah dibuka, sejumlah kontainer yang dilaporkan berisi besi tua, sebagian tercampur tanah, plastik, karet, selain blok mesin dan pipa besi. Tim PPNS mengambil sampel untuk diperiksa di laboratorium.

Sebelas kontainer ini bagian dari dua ratusan kontainer impor dari Afrika Selatan. Besi-besi tua ini akan dijadikan bahan pembuatan baja. “Kalau terbukti terkontaminasi limbah B3, maka ada konsekuensi administrasi dan hukumnya. Tapi, tunggu dulu hasil laboratoriumnya,” kata Sudariyono. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s